ebelum anda melanjutkan untuk membaca, anda harus berumur 21 tahun keatas. Kalau belum silahkan tutup halaman ini dan lanjutkan ke tempat lain. Saya tidak bertanggung jawab terhadap efek yang terjadi kalau anda terus membaca ini.
Nggak dink bercanda saja kok..
Eit tapi jangan tutup dulu, istirahat dulu dari cari yang gituan dan duduk dengan baik lalu baca dulu disini itung-itung buat tambahan wawasan anda dan insya Allah bermanfaat bagi anda.
Fenomena berjilbab mulai merebak dan gencar-gencarnya setelah zaman reformasi. Sebelumnya jilbab jarang kita temui di sekolah, kampus, atau tempat umum lainnya. Hanya beberapa orang saja yang sudah beriltizam untuk berjilbab.
Saat ini jilbab bukan hal aneh lagi. Di tempat saya bekerja 70%-80% muslimah berjilbab meskipun kualitasnya bervariasi dari jilbab gaul sampai yang berjilbab dengan baik. Jadi apa korelasinya dengan judul di atas bro, tentu saja ada.
Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama pernah bersabda :
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama bersabda: “Ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku melihatnya: pertama: kaum yang memiliki pecut seperti ekor sapi yang mereka pakai untuk memukul orang-orang, kedua: wanita yang berpakain tetapi telanjang, mereka berjalan berliak-liuk seperti punduk unta kurus, mereka tidak dapat masuk surga dan mencium aromanya, dan sesungguhnya aroma surga didapat dalam jarak perjalanan sekian dan sekian” (HR. Muslim)
Syarat pakaian muslimah antara lain :
1. Menutupi aurat (seluruh tubuh selain muka dan telapak tangan)
Sebenarnya ada pendapat lain yang menyatakan bahwa muka dan telapak tangan juga termasuk aurat. namun saya lebih condong mengikuti bahwa wajah dan telapak tangan bukanlah aurat.
2. Kainnya cukup tebal tidak boleh transparan atau semi transparan.
Sabda Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama:
“Pada akhir ummatku nanti akan ada wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang. Diatas kepala mereka seperti terdapat punuk unta. Kutuklah mereka karena sebenarnya mereka adalah kaum yang terkutuk”
(HR. Ahmad 2/223.Menurut Al-Haitsami rijal Ahmad adalah rijal shahih)
Ibnu Abdil Barr berkata:
“Yang dimaksud Nabi adalah wanita yang mengenakan pakaian tipis, yang dapat mensifati(menggambarkan) bentuk tubuhnya dan tidak dapat menutup atau menyembunyikannya. Mereka itu tetap berpakaian namanya akan tetapi hakekatnya telanjang”
(Dikutip oleh Imam As-Suyuti dalam Tanwirul Hawalik 3/103)
3.Yang Longgar dan tidak menampakkan bentuk tubuh.
Pakaian yang body fit ibaratnya seperti pakaian yang tipis atau transparan.
Diriwayatkan oleh Ummu Ja’far binti Muhammad bin Ja’far bahwasanya Fatimah binti Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berkata:
“Wahai Asma! Sesungguhnya aku memandang buruk apa yang dilakukan kaum wanita yang mengenakan baju yang dapat menggambarkan tubuhnya. Asma berkata:Wahai putri Rasulullah! Maukah kuperlihatkan kepadamu sesuatu yang pernah aku lihat di negeri Habasyah? Lalu Asma memabwakan beberapa pelepah daun kurma yang masih basah, kemudian ia bentuk menjadi pakaian lantas dipakai. Fatimah pun berkomentar:Betapa baiknya dan eloknya baju ini, sehingga wanita dapat dikenali(dibedakan) dari laki-laki dengan pakaian itu. Jika aku nanti sudah mati, maka mandikanlah aku wahai Asma bersama Ali (dengan pakaian penutup seperti itu) dan jangan ada seorangpun yang menengokku ! tatkala Fatimah meninggal dunia maka Ali bersama Asma yang memandikannya sebagaimana yang dipesankan”
(dikeluarkan oleh Abu Nuaim dalam kitab Al-Hilyah 2/43)
4. Tidak memakai wewangian yang berlebihan, cukup agar bau badan tidak nampak saja
Karena wangi yang dipancarkan oleh parfum bisa membangkitkan gairah laki-laki yang terkena baunya.
Dari Abu Musa Al-Asyari bahwasanya ia berkta Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama bersabda :
“Siapapun perempuan yang memakai wewangian, lalu ia melewati kaum laki-laki agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah pezina”
(HR.An-Nasai II:38,Abu dawud II:92, At-Tirmidzi IV:17, At-Tirmidzi menyatakan hasan shahih)
Dari Zainab Ats-Tsaqafiyah bahwasanya Nabi bersabda :
“Jika salah seorang diantara kalian (kaum wanita) keluar menuju masjid, maka janganlah sekali-kali mendekatinya dengan memakai parfum”
(HR. Muslim dan dalam Ash-shahihah 1094)
5. Tidak tasyabbuh (Menyamai) dengan pakaian orang kafir
Betapa banyak muslimah sekarang yang meskipun berkerudung namun banyak yang mengikuti trend orang kafir.
Dari Abdullah bin Amru bin Ash dia berkata:
“Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama melihat saya mengenakan dua buah kain yang dicelup dengan warna ushfur, maka beliau bersabda: Sungguh ini merupakan pakaian orang-orang kafir maka jangan memakainya”
(HR. Muslim 6/144, hadits Shahih)
6. Harus Isbal (panjang melewati mata kaki)
Ibnu Umar berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama bersabda :
“Barangsiapa menghela pakaiannya lantaran angkuh, maka Allah tidak akan sudi melihatnya pada hari kiamat. Lantas Ummu Salamah bertanya:”Lalu, bagaimana yang mesti dilakukan oleh kaum wanita denngan bagian ujung pakaiannya? Beliau menjawab: hendaklah mereka menurunkan satu jengkal!Ummu Salamah berkata: Kalau begitu telapak kaki mereka terbuka jadinya. Lalu Nabi bersabda lagi:Kalau begitu hendaklah mereka menurunkan satu hasta dan jangan lebih dari itu!”
(HR.Tirmidzi (III/47) At-Tirmidzi berkata hadits ini Shahih)
Jika ada yang menyanggah bahwa dalil tentang berpakaian tapi telanjang hanya untuk yang tidak berjilbab saja maka pendapat anda tidak benar. Lihat kembali syarat-syarat pakaian muslimah di atas tentu bisa di pahami bahwa yang berkerudung sekalipun tapi kalau tidak memenuhi syarat berpakain bagi muslimah maka masih bisa masuk kategori “telanjang” misalnya :
- Ada yang berkerudung tapi saking gaulnya ituh jilbab (sebenarnya pasnya di sebut khimar atau kerudung) sampai leher dan telinga tidak tertutupi
- Ada yang memakai pakaian yang kecil yang hanya pantas untuk adiknya yang masih kecil. bajunya ngepress di sambungan baju dan celana dan kalau di pakai duduk, kulit punggung bagian bawah bisa kelihatan, some times celana dalamnya juga bisa tersembul kelihatan.
- Memakai pakaian yang ketat hingga bentuk payudaranya kelihatan dengan jelas. Bentuk pinggul juga akan tertampakkan jika memakai celana yang ngapret.
- Banyak di antara saudariku kaum muslimah yang memakai baju yang tipis/transparan apalagi di padu dengan kerudung yang kecil sekali. Terbiaslah kulit tubuhnya dan juga pakaian dalamnya bagian atas
- dan lain-lain
Jadi buat saudari-saudariku muslimah yang saya cintai atau buat anda yang punya saudari muslimah. Nasehati dengan cara yang baik untuk berjilbab dengan baik. Agar kita tidak termasuk yang di sinyalir dalam sabda Rasulullaah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama di atas. Jadi fenomena meledaknya jumlah jilbaber di Indonesia masih harus juga di imbangi dengan tarbiyah tentang pemakaian jilbab yang benar. Bukan karena ikut-ikutan, trend, biar tampak alim (atau alimah) atau menyembunyikan aib tubuh saja.
Wallahu A’lam





Kalau kamu suka blog ini silakan subscribe ke rss feed
Tags: berjilbab, berpakaian, jilbab gaul, telanjang
Comments: 9 comments
Saya sangat senang dan suka kalau anda mau menulis komentar anda di bawah. Setiap isian yang bertanda REQ berarti required artinya wajib di isi
FnD
August 19th, 2008 at 1:26 pm
lucu.. disini anda bicara islami. tapi masih ada saja bahasa yang kurang baik. koreksi. 3 paragrap terakhir
———————————————————–
Terimakasih buat nasehatnya bro, jazaakallaahu khoiron….
Sebenarnya itu hanya copy dari kumpulan keyword yang terjaring di suatu situs pencari sebagai penggambaran saja. Tapi kalau akan terbaca dengan persepsi yang berbeda oleh visitor (dah ada contohnya yaitu sampeyan) ya lebih baik saya hapus saja contoh keywordnya.
Terimakasih...
Tigis
August 19th, 2008 at 4:15 pm
hehe ini cara yg bagus buat mengundang para co yg lagi nepsong ke tulisan yg justru sebaliknya
ryane
August 20th, 2008 at 10:47 am
ahh ngomong doang, tapi entah kapan, aku mulainyaaa.. mungkin nanti, ketika sudah menikah qeqeqeqeqe.. *blushing*
——————————————————
Ya sudah saya doakan semoga cepet aja menikah biar segera kesampaian azzamnya he..he
Kok harus nunggu nikah
danu
October 11th, 2008 at 12:52 am
klo di Padang, banyak fenomena seperti itu, bahkan ada yang tidak memakai otak dengan berbuat mesum, naudzubillah minzalik….
—————————————————-
Masya Allah….Na’udzubillaah
yus
October 15th, 2008 at 1:27 pm
jilbab bukan sekedar menjaga diri, tapi juga menjaga orang lain dan kedamaian dunia.
ade ganjar
March 27th, 2009 at 7:07 pm
assssssssssss
Ela
April 29th, 2009 at 12:23 am
Assalamu’alaikum…
Y, sebagian besar cewek yg berjilbab cuma mengikuti trend semata tanpa memikirkan makna dr jilbab itu sendiri.
Masa brjilbab, tp mesra2an kyk suami istri, di depan umum lg…
Sharusnya pada mikir dunk.
Astagfirullah…
Smoga Allah memberi petunjuk.
Amin…
N tidak membuat nama jilbaber asli jd rusak.
Eva
August 14th, 2009 at 3:22 pm
Thanks buat massukannya,semoga ini jd sarana buat kita semua memperbaiki diri.
Amin…
tira
September 22nd, 2009 at 2:24 pm
ya.,.,.,
tk da gading yg tk retak..,.,.,
n saling menasehati dalam kebaikan.,.,
semoga ALLOH mengampuni .,.,.,.,
Leave a reply